14.3.10

Facebook, Keberuntungan ataukah Malapetaka

Sesuatu yang dianggap asik, seru, ternyata nggak mesti selalu menjadi baik. Seperti halnya Facebook (FB) yang lagi ramai diberitakan sekarang ini. Niatnya untuk bergaul dengan orang dari berbagai tempat, umur, dan latarbelakang namun bisa jadi malapetaka untuk sebagian orang.

Seperti yang lagi ramai akhir-akhir ini, soal kasus kaburnya seorang cewek dari rumahnya dengan cowok yang belum lama dikenal dari situs jejaring sosial ini di Tangerang, Jakarta, dan Yogyakarta. Kalau diperhatikan sich aneh banget, cuma kenal di FB dan nggak tahu jelas si cowok itu orang seperti apa tapi langsung mau diajak pergi dan lagipula mau aja diajak hubungan di luar nikah.

Gilanya lagi, FB juga dipakai buat bisnis prostitusi. Dengan memajang foto profil yang seksi mereka seenaknya ngumbar kata-kata di wall yang bikin ser-ser'an. Ini juga mesti diwaspadai oleh kaum cowok, terutama jangan pernah dianggap serius yang kayak begituan "berbahaya".

Belum lagi di Jakarta ada seorang cewek bernama Selly Yustiawati yang berani-beraninya ketemuan kopi darat dengan teman-teman FB-nya, yang ternyata punya maksud menipu. Korban dari cewek tersebut sudah banyak yang kehilangan duit jutaan rupiah akibat ucapan manisnya dan sampai sekarang dia masih berkeliaran untuk mencari mangsa. Si cewek ini sudah malang melintang menggunakan "facebook" untuk mencari korban sejak 2006.

Nggak ada salahnya memang memperbanyak teman di FB sampai ribuan dan rajin komentar di setiap status yang ada. Tapi sebaiknya untuk sampai hubungan tingkat lanjut kayaknya kamu mesti selektif lagi. Artinya apakah profil yang ada di dalam FB beneran tentang dirinya atau cuma bikinan, lalu seperti apa tipe orangnya dan ini bisa kamu perhatikan sewaktu chatting. Jangan-jangan cuma omongan manis doank, "mesti hati-hati tuuh".

Jadi kesimpulannya, kita harus menggunakan Facebook secara hati-hati. Jangan sampe kita terpengaruh dengan tampilan foto profil, info tentang seseorang dan bahkan statusnya. Mungkin aja kita sedang terkena jebakan karena semua yang dikira baik belum tentu akan menguntungkan buat kita semua, adakalanya kalau nggak hati-hati bisa menjadi malapetaka. (sumber: mesuji.com)